Banyak Matahari, Bumi dan Adanya Manusia Lain di bumi yang lain

Adanya banyak matahari, bumi dan adanya manusia selain manusia di bumi kita ini. Hal ini disebutkan oleh Sang Buddha seperti yang terdapat dalam Ananda Vagga, Anguttara Nikaya. Untuk jelasnya pernyataan tersebut, ikutilah uraian dibawah ini.

 

Pada suatu ketika, Bhikkhu Ananda pergi menemui Sang Bhagava. Ketika bertemu ia menghormat Sang Bhagava, lalu duduk disamping. Setelah duduk ia berkata kepada Sang Bhagava sebagai berikut : “Bhante, Saya sendiri mendengar dari Sang Bhagava, di depan Sang Bhagava saya menerima kata – kata ini.

“Ananda, Murid Buddha Sikki bernama Abhibhu berada dialam Brahma ( Brahma Loka ) dan ia dapat menyebabkan suaranya didengar sampai sejauh seribu tata surya yang lain. Bhante, berapa jauh seribu tata surya yang lain? Bhante, berapa jauh seorang arahat sammasambuddha dapat memperdengarkan suaranya?”

 

“Ananda, Abhibhu masih seorang murid, Suara Tathagata adalah tidak terukur jangkauannya.”

Untuk kedua kali dan sampai ketiga kalinya, Ananda menanyakan hal tersebut, Maka Sang Bhagava menjawab :

“Ananda, apakah kau pernah mendengar tentang seribu Culanika loka dhatu ( tata surya kecil ) ?”

“Sekarang saatnya Bhagava, sekarang saatnya Sugata, bagi Sang Buddha berkata. Para Bhikkhu akan memperhatikan dengan sungguh – sungguh apa yang Sang Bhagava sabdakan”

“Maka dengarkanlah Ananda, perhatikanlah, Saya akan bicara.”

“Ya, Bhante, jawab Ananda”

Kemudian Sang Bhagava bersabda :

“Ananda, sejauh matahari dan bulan berotasi pada garis orbitnya, dan sejauh pancaran sinar matahari dan bulan di angkasa, sejauh itulah luas seribu tata surya. Didalam seribu tata surya terdapat seribu matahari, seribu bulan, seribu gunung sineru, seribu jambudipa, seribu Apara yojana, seribu Uttarakuru, seribu Pubbavidehana, empat ribu maha samudera, empat ribu maha raja, seribu Catummaharajika, seribu Tavatimsa, seribu Yamma, seribu Tusita, seribu Nimmanarati,seribu Parinimmita vassavati, dan seribu alam Brahma. Inilah Ananda, yang dianamakan seribu tata surya kecil  ( Sahasi culanika lokadhatu ). Ananda seribu kali Sahasi culanika lokadhatu dinamakan Dvisahassa majjhimanika lokadhatu, Ananda seribu kali Dvisahassa majjhimanika lokadhatu dinamakan Tisahassi Mahasahassi lokadhatu. Ananda, bilamana Sang Tathagata mau, maka ia dapat memperdengarkan suaraNya sampai terdengar di Tisahassi Mahasahassi lokadhatu ataupun melebihi itu lagi.”

“Bhante, bagaimana hal itu terjadi ?”

“Ananda, dalam hal ini Sang Tathagata diliputi cahaya Tisahassi Mahasahassi lokadhatu. Bila makhluk – makhluk di tata surya itu melihat cahaya ini, maka Sang Tathagata akan berkata – kata dan suaranya dapat didengar mereka. Demikianlah hal ini terjadi.”

Setelah mendengar hal ini, Bhikkhu Ananda berkata kepada Bhikkhu Udayi. “ Suatu keuntungan bagiku, pendapatan yang baik sekali bagiku karena guruku memiliki kekuatan dan kemampuan yang hebat sekali.

 

Lalu Bhikkhu Udayi berkata kepada Bhikkhu Ananda : “ Avuso, Ananda, apakah manfaatnya bagimu, walaupn gurumu memiliki kekuatan dan kemampuan yang hebat seperti itu ?”

 

Mendengar kata – kata ini, Sang Bhagava berkata kepada Bhikkhu Udayi. “ Janganlah berkata begitu Udayi, janganlah berkata begitu !” Andaikata Ananda meninggal tanpa mencapai kebebasan, tapi dengan keyakinan teguh ini ia akan tujuh kali menguasai para dewata, tujuh kali ia akan menjadi maharaja jambudipa ini, Tetapi Udayi, pada kehidupan ini Ananda akan mencapai parinibbana. ( Ananda Vagga, Angutara Nikaya )

%d bloggers like this: