Buddha Yang Akan Datang

Dalam Sutta Pitaka Dhiga Nikaya, Sang Buddha menceritakan pada zaman dahulu ada seorang maharaja dunia ( Cakkavatti ) yang bernama Dalhanemi, memerintah dengan bijaksana, jujur dan adil. Pada saat itu umur manusia mencapai 80.000 tahun. Demikian pula keturunannya Raja Cakkavatti kedua hingga ketujuh. Namun pada saat pemerintahan raja kedelapan, kebijaksanaannya berkurang sehingga rakyatnya mulai merasakan kemiskinan sehingga terjadi pencurian dan pembunuhan. Sejak itu umur manusia berkurang menjadi 40.000 tahun lalu 20.000 tahun dan lama kelamaan menjadi 100 tahun seperti sekarang ini. Kelak akan tiba suatu masa ketika manusia hanya berusia 10 tahun dan umur 5 tahun merupakan usia perkawinan. Pada saat itu makanan seperti dadi susu, mentega, minyak tila, gula dan garam akan lenyap. Mereka akan memakan biji – bijian kudrusa.

 

Pada saat itu tidak ada lagi perbuatan baik, yang ada hanya kejahatan, mereka akan kawin dengan siapa saja, bagaikan hewan. Mereka membunuh siapa saja termasuk ibu, bapak atau kakaknya. Pada saat itu akan muncul pedang selama seminggu. Mereka akan melihat individu lain sebagai binatang liar. Dan pedang tajam akan selalu tersedia ditangan mereka, lalu dengan pedang itu mereka saling membunuh. Sementara itu ada orang – orang tertentu yang sadar dan menyembunyikan diri ke hutan, gua – gua gunung dan hidup dengan akar – akar dan buah – buahan. Mereka akan melaksanakan hal itu selama seminggu dan pada hari ketujuh mereka keluar dengan selamat.

 

Sejak itu mereka mulai menanam kebajikan, sehingga lama – kelamaan umur mereka bertambah menjadi 20 tahun, 40 ,60, 80 dan akhirnya mencapai batas usia 80.000 tahun. Pada saat itu akan muncul seorang raja bernama Sankha yang jujur dan bijaksana, dan akan muncul seorang Bhagava Arahat Sammasam Buddha bernama Metteya ( Maitreya ) yang sempurna bagaikan Buddha Gautama.  

%d bloggers like this: